• Home
  • Abatasa
Berfikir Untuk Akhirat
  • Profile

    • ahmed alwi
      ahmed alwi
      Semoga Allah SWT selalu menjadikan hamba istiqomah dalam islam, mendirikan islam dan sebagai penebar amar ma`ruf dan pencegah nahi mungkar
  • Categories

    • Annisa (0)
    • Ibadah hanya untuk Allah (3)
    • Indahnya Qiyamul Lail (2)
    • Info keluarga (0)
    • Istiqomah dalam Dhuha (2)
    • Keajaiban sholat subuh (0)
  • Tag

  • Archives

    • February 2009
  • Links

  • Statistik

      Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 86882 kali
Feb 15

Indahnya Hidup Dengan Mengingat Allah SWT Hal 02

Ibadah hanya untuk Allah 13 Comment »

Indahnya Hidup dengan Mengingat Allah SWT hal 02

Bayangkan kalau kita setiap hari selalu mengingat Allah, pada waktu kerja apabila sudah ada panggilan shalat kita akan melaksanakannya, apabila kita sedang berduaan dengan pacar, kita akan merasa malu kepada Allah karena Allah selalu melihat dan mengawasi kita. Apabila kita bergaul maka akan menjaga ucap, sikap dan langkah karena Allah selalu ada di manapun kita berada. Apabila kita diliput/dirundung masalah, kita akan menghadapinya secara tenang karena kita meyakini bahwa Allah pasti akan memberikan jalan keluar dari kesulitan bagi hamba hamba Nya yang selalu mengingat Dia.

Dari Abi Hurairah Nabi Muhammad SAW bersabda, �Pada malam Mi�raj saya melihat sebuah laut yang hanya Allah Ta�aalaa sendiri yang mengetahui kira kira ukurannya. Di tepi laut itu terdapat satu malaikat berbentuk burung, mempunyai tujuh puluh ribu sayap. Apabila ada seorang hamba yang membaca: Maha Suci Allah, maka malaikat itu bergerak dari tempatnya, apabila dia membaca: Segala Puji Bagi Allah, maka malaikat membuka semua sayapnya, apabila dia membaca: Dan Tidak Ada Tuhan Selain Allah, maka malaikat itu terbang, kalau dia membaca: Dan Allah Maha Besar, maka malaikat itu menceburkan dirinya ke dalam laut, kalau dia membaca: Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung, maka malaikat itu keluar dari laut serta mengibas ngibaskan sayapnya sehingga bertetesanlah dari tiap tiap sayap itu tujuh puluh ribu tetesan air, maka Allah Ta�aalaa menciptakan tetesan air itu menjadi satu malaikat, maka semuanya bertasbih, bertahlil dan memohonkan ampunan untuk orang yang membacanya sampai hari kiamat.”

Dalam hadits lain diterangkan, �Ada seorang yang pada hari kiamat didatangkan dan dihentikan di hadapan Allah SWT, lalu Dia Allah menghisabnya/menghitung amalnya. Maka yang menjadi haknya adalah siksa neraka, sebab dosanya yang banyak dan kebaikannya hanya sedikit. Hampir saja dia musnah sedang dia takut lagi gentar. Maka Allah berfirman, �Hai para malaikat, lihatlah daftar catatannya, apakah kamu dapatkan catatannya ada kebaikan yang tercatat?� Merekapun melihat kemudian berkata, �Wahai Tuhan kami, kami tidak mendapatkan sedikitpun� Allah SWT berfirman, �Padaku dia mempunyai kebaikan sedikit, yaitu ketika dia tidur suatu malam maka dia terbangun dari tidurnya dan hendak berzikir kepada Ku, kemudian dia terkantuk dan tidak bisa berzikir kepada Ku, maka sungguh Aku telah mengampuninya dengan sebab yang demikian itu�

Subhaanallaah Maha Suci Allah Indah bukan hidup ini? Dengan mengingat Allah kita akan selalu dalam ampunan, pertolongan dan perlindungan Allah. Insya Allah, Saudaraku, dengan berzikir kita akan bisa mengobati penyakit batin kita, dengan berzikir kita akan selalu mengingat apa yang diperintakan Allah dan yang dilarang oleh Allah, dengan berzikir kita kan mampu mengatasi kesulitan kesulitan yang kita hadapi/hidup lebih tenang. Dengan Zikir kita akan selalu dalam pengawasan Allah SWT yang menggenggam dan mengetahui isi hati kita.

Semoga Allah SWT dengan rahmat dan karunia Nya menjadikan kita orang orang yang ahli zikir, memberikan kekuatan lahir dan batin untuk selalu mengingat Rabb nya, dan memberikan kekuatan untuk selalu memperbaiki ibadah dan membersihkan hati kita menuju manusia yang terbaik di mata Allah SWT dan makhluk Nya. Amin
Selamatkan Diri dari Ghibah (Menggosip)
GOSIP, gosip, gosip. Sebuah kegiatan yang sudah mendarah daging buat kita kita, terutama buat wanita. Bukannya tidak mungkin bagi kaum pria melakukan ghibah/menggunjingkan orang, tetapi jujur saja, kegiatan ini lebih didominasi oleh kaum wanita. Kapan saja dan di mana saja. Nah, mari kita mengenal ghibah lebih lanjut lagi.
Apakah ghibah itu? Ghibah adalah menyebutkan sesuatu yang buruk yang terdapat dalam diri seorang manusia, sedang ia tidak menyukainya, baik mengenai jasmaninya, agamanya, harta kekayaannya, hatinya, akhlaknya, suami/istrinya, dan lain sebagainya.

Caranya pun beraneka rupa. Ada yang dengan membuka aibnya, mencercanya, menyindirnya, mencelanya, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang kita gunjingkan dengan tujuan untuk meledek, ada juga yang dilakukan baik dengan lisan ataupun dengan gerak. Dengan gerak, misalnya, melalui pandangan mata kita, cibiran kita, senyum sinis kita, dan lain sebagainya.

Sudah pasti kita semua pernah atau sering melakukan ghibah atau lebih awamnya mari kita sebut bergosip. Sekali kita memancing kata, lalu ditimpal oleh teman kita yang lain, menimbulkan tawa, menimbulkan ketakjuban bagi pendengarnya, menyenangkan teman karena memberikan berita terbaru.
Wah, memang seru kedengarannya bergosip ini. Malahan bergosip ini benar benar bisa menghabiskan waktu. Mungkin ada yang berpikir, boleh juga nih bergosip pada saat berpuasa, lapar jadi tidak terasa, haus pun jadi sirna. Astaghfirullah Saudaraku, kalau saja kita semua tahu akibat dari ghibah itu, kita pun pastilah merasa ngeri untuk melakukannya.

Seperti firman Allah dalam surat Al Hujurat:12, �Dan janganlah sebagian kalian meng ghibah sebagian yang lain. Sukakah salah seorang dari kalian memakan daging saudaranya yang telah mati? Maka tentunya kalian tidak menyukainya (merasa jijik). Dan bertaqwalah kalian kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang�
Rasulullah SAW pun bersabda: �Seseorang hamba yang membicarakan sesuatu yang belum jelas baginya (hakikat dan akibatnya), akan dilempar ke neraka sejauh antara timur dan barat� Dosa orang yang berghibah, niscaya lebih berat daripada orang yang melakukan zinah.

Bukan itu saja, Saudaraku Orang yang melakukan ghibah akan mendapatkan tiga bencana, yaitu doanya tidak akan dikabulkan Allah SWT, kebaikannya tidak diterima oleh Allah dan kejelekannya pun akan bertambah. Sebegitu buruk jadinya kita di mata Allah hanya karena berghibah. Bahkan mendengar orang yang berghibah pun haram hukumnya. Apabila kita mendengar ataupun menyaksikannya dengan kagum dan menyetujui apa yang dikatakannya, maka hukumnya sama dengan ghibah.

Celakanya, ketika kita berghibah, seluruh amal kebaikan kita akan berpindah kepada orang yang kita gunjingkan. Subhanallah Menata diri dengan segala kebaikan saja kita masih kesulitan, ditambah lagi segala amal kebaikan kita akan hilang ketika kita berghibah. Benar benar merugi kita karena ghibah.
Untuk itu, selama bulan Ramadhan ini marilah kita koreksi diri kita. Jangan pernah merasa diri kita sudah benar dan sudah bersih. Mari kita bersihkan hati kita dengan menghentikan segala kegiatan yang dapat mengotorinya dan mempertebal dosa kita, salah satunya ghibah.

Seperti sabda Rasulullah, �Siapa yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, maka hendaklah dia mengucapkan perkataan yang baik dan kalau tidak, hendaklah diam�

Dengan keagungan Ramadhan, bersama sama kita tata ucapan kita, percantik tutur kata kita, kita hentikan perbuatan buruk yang sudah terlalu asyik kita lakukan. Insya Allah, Allah SWT akan meridhoi niat kita ini dan senatiasa memberikan kita kekuatan untuk melakukannya. Amin ya rabbal �alamiin.
Niat Berkerudung Bertambah Yakin Karena Mimpi

Niat baikku untuk mengenakan kerudung sebenarnya sudah sejak lama, tapi entah mengapa perasaanku selalu malu, seolah olah orang yang ada di sekitarku memandang aneh.

Perasaan itu selalu menghantuiku, niat baikku itu jadi tersendat sendat. Meski begitu hasrat membeli kerudung tetap ada. Satu demi satu aku membeli kerudung di toko, sampai kerudung itu menumpuk di lemari dan aku tak pernah memakainya. Sepetinya tidak gunanya kerudung itu karena hanya menghiasi lemariku saja.

Akhirnya aku putuskan untuk memakainya walaupun aku mengenakannya hanya di saat tertentu saja, sedangkan di lingkungan rumah aku masih berani untuk mengenakannya.

Hingga suatu malam aku bermimpi dalam tidurku. Aku bermimpi merasakan suasana siang hari bolong. Saat aku berdiri di bawah teriknya matahari, tiba tiba langit menjadi gelap. Aku kaget dan tersentak. Saat aku memikirkan kejadian itu, terdengar suara yang menyakinkan aku, bahwa bila ingin berbuat baik jangan ragu dan jangan pernah ada rasa malu.

Saat aku terbangun, aku menyadari kalau maksud dari mimpi itu. Aku tidak boleh ragu dan malu untuk memakai kerudung. Sejak kejadian itu, aku mulai mengenakan kerudung. Tidak lagi hanya di saat tertentu saja tapi juga di lingkungan rumah aku. Meski pun banyak yang mengolok ngolok aku, tapi aku tidak peduli, karena apa yang aku lakukan tidak merugikan orang lain. Aku yakin kalau aku merasa di jalan yang benar.

Lama lama perasaan malu itu menjadi hilang. Malah kondisinya jadi berbalik. Yang tadinya malu berkerudung sekarang malah terasa malu jika tidak mengenakan kerudung. Seperti ada yang kurang pada penampilanku. Yakin lah kalau berkerundung penampilan seorang wanita akan lebih percaya diri.

Berkah dalam Sedekah
APA yang membedakan antara berzakat dengan bersedekah di mata Allah SWT? Secara umum, zakat adalah sesuatu yang diperintahkan oleh Allah kepada mereka yang mampu untuk memberikan sebagian kecil hartanya kepada fakir miskin. Karena, di dalam harta tersebut sesungguhnya ada hak dari orang orang fakir. Sementara sedekah itu adalah sesuatu perbuatan yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT untuk dilakukan sebagai bentuk dari perwujudan ikatan rasa cinta kasih antara sesama Muslim.

Bahkan Rasulullah SAW bersabda: “Tiap tiap seorang muslim hendaklah bersedekah”. (Hadist diriwayatkan oleh Abu Musa Al Asyari r.a)

Pada prinsipnya bersedekah itu mudah, selama kita mempunyai niat yang tulus dan ridha semata mata karena Allah SWT, serta ada sesuatu yang bisa kita sedekahkan maka Insya Allah bisa dilaksanakan di mana dan kapan saja.

Kita bisa memulainya dari orang orang di sekeliling kita dahulu seperti keluarga dan para kerabat saudara saudara kita yang kurang mampu. Lalu kita bisa mulai melihat ke tetangga tetangga dekat rumah, apakah ada yang membutuhkan bantuan dan uluran kasih kita. Kemudian berlanjut ke rekan rekan kerja, atau teman teman di sekolah. Mungkin kita bisa memberikan sesuatu untuk di kantor, atau pesuruh di sekolah. Atau kepada tukang sapu di komplek perumahan yang kita tinggal, mungkin kepada tukang sampah yang tiap pagi atau sore datang ke tempat kita untuk mengambil sampah. Bahkan yang termudah kepada peminta minta yang acap kali kita temui di jalan atau di masjid, dan lain sebagainya.

Mengapa Allah SWT dan Rasulullah SAW sangat menganjurkan kita untuk bersedekah? Selain sebagai bentuk dari perwujudan ikatan cinta kasih antara sesama muslim, di dalam bersedekah itu juga banyak berkah dan pahalanya. Tapi tentunya dalam bersedekah yang semata mata hanya karena mencari ridha Allah SWT.

Contoh mudahnya adalah sebagai berikut. Apabila kita bersedekah kepada keluaraga atau kaum kerabat maka kita akan mendapatkan dua macam pahala, yaitu pahala dari hubungan silatuhrahmi dan pahala sedekah itu sendiri.

Ada hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Al Nasai dan Tirmidzi berbunyi, “Bersedekahlah kepada orang miskin: (adalah ia) satu yang berpahala dan sedekah yang diberikan kepada kerabat dua pahala: Pahala bersedekah dan pahala hubungan silaturrahim dengan kerabatnya.”

Ada juga hadist yang diriwayatkan oleh Abu Masud al Ansari r.a. dari Nabi Muhammad SAW sabdanya: “Sesungguhnya orang Islam itu apabila ia memberi nafkah dengan sesuatu kepada keluarganya sedang ia memberikannya dengan tujuan mematuhi perintah Allah dan mengharapkan pahalanya niscaya pemberiannya itu menjadi sedekah yang berpahala) baginya.”

Ada firman Allah SWT yang dituangkan dalam Alquran surat Al Baqarah ayat 272 berbunyi: “…Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka pahalanya itu untuk kamu sendiri. Dan janganlah kamu membelanjakan sesuatu melainkan karena mencari keridhaan Allah. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan, niscaya kamu akan di beri pahalanya dengan cukup sedang kamu sedikitpun tidak akan dianiaya.” Dan masih banyak lagi firman Allah dan hadist Rasulullah mengenai keuntungan dan manfaat dari bersedekah.

Selain itu, bersedekah juga mempunyai fadhilat atau kelebihan yang meliputi dunia dan akhirat. Keistimewaan bersedekah yang dapat melindungi kita di dunia adalah memurahkan rezeki, menolak bala bencana, memanjangkan usia, mencegah dari kematian yang buruk serta dapat menghapuskan dosa. Sementara dengan bersedekah maka di akhirat kita akan mendapat naungan dari panasnya terik matahari di padang mahsyar dan pendingin dari api neraka.

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah r.a., katanya: Rasulullah SAW telah berucap kepada kami, sabdanya: “Wahai umat manusia, bertaubatlah kepada Allah SWT sebelum kamu mati dan segeralah mengerjakan amal amal yang soleh sebelum kamu sibuk (dengan yang lain) dan hubungkanlah apa yang ada di antara kamu dengan Tuhan kamu dengan senatiasa mengingatinya dan banyakkanlah bersedekah secara bersembunyi atau berterang terang. Niscaya kamu diberi rezeki yang mewah, diberi kemenangan (terhadap musuh) dan digantikan apa yang kamu dermakan itu dengan balasan yang berganda ganda.”

Namun harus diingat bahwa dalam bersedekah mestilah dihindari pamer atau riya, karena hal itu akan menghilangkan pahala dan berkah dari sedekah yang dilakukan. Sebab bersedekah yang mendapat ridho Allah SWT adalah yang semata mata karena Allah, tidak lain dan tidak bukan.

Akhir kata, sebisa mungkin dalam hidup kita bersedekah untuk mengikat persaudaraan dengan sesama manusia, karena seperti sudah dibicarakan di atas, bersedekah adalah satu perbuatan yang sangat dianjurkan oleh Allah SWT dan nabi kita, Muhammad SAW, serta dapat membawa kebaikan bagi kita di dunia ataupun di akhirat nantinya.

Mudah mudahan kita semua tergolong menjadi orang yang senantiasa dapat bersedekah dan dicintai oleh Allah SWT. Amin ya rabbal alamiin
Ada Apa dengan Tahajjud?

AKHIR AKHIR ini, sering kita temukan berbagai macam tempat menawarkan berbagai macam pengobatan dan jimat sebagai tempat untuk menemukan solusi atau jalan keluar dalam hidup. Seperti yang kita ketahui, kita sebagai manusia memiliki keinginan untuk berbahagia atau membahagiakan orang lain. Ada pula yang ingin mendapatkannya dengan cara jalan pintas. Bahkan, ada yang menghalalkan kemusyrikan Bangga dengan jimat, membanggakan bacaan bacaan tertentu dan tak jarang di antara mereka telah tertipu dengan doa/bacaan/wiridan yang harus dibayar dengan uang. Subhanallah Sejak kapan Rasulullah mengajarkan jual beli doa ?

Harus diakui, kita sebagai menusia pasti tidak luput dari masalah, baik itu sifatnya ujian, musibah, cobaan bahkan azab. Dalam kehidupan sehari hari saja banyak kita temukan saudara saudara kita yang sedang ditimpa kesusahan. Ada yang belum mendapatkan jodoh, ingin sekolah di tempat favorit, ingin mendapatkan pekerjaan yang layak, bermasalah dengan orang tua, ingin disenangi orang, ingin disenangi oleh atasan dan masalah masalah lainnya.

Masalah ujian dari Allah pun bukan hanya itu saja. Ada juga yang sedang ditimpa ujian kesenangan yang menyebabkan seseorang lupa kepada penciptanya, Allah SWT. Ketika diberi jabatan dia lupa shalat, ketika diberi kemasyhuran kemudian dia menjadi sombong, ketika diberi kepintaran dia menjadi takabur dan merendahkan orang lain serta ujian kesenangan kesenangan lainnya. Itulah manusia, diberi susah dia berkeluh kesah, diberi kesenangan dia menjadi sombong dan kikir.

(read more ...)


Feb 15

Kiat Jitu Mempercantik Wajah Dgn TAHAJUD

Indahnya Qiyamul Lail 8 Comment »

Siapa yang tidak ingin tampil cantik? Kecantikan merupakan merupakah satu hal yang sangat diinginkan oleh para wanita. Mereka para kaum Hawa itu banyak yang telah mencoba berbagai kiat, baik dengan menggunakan berbagai kosmetik, pemutih atau menggunakan lulur, ekstrak bengkoang dan lain-lain agar wajahnya putih alami dan berseri.

Terlepas dari keberhasilan semua trik-trik di atas yang notabene masih dipertanyakan terlebih lagi mengandung zat-zat kimia yang berbahaya, kenapa tidak menggunakan kiat yang satu ini?

Apa kiatnya? Yaitu shalat tahajjud di malam hari.

Berkata Imam Ibnul Qayyim, Sesungguhnya shalat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya Ada sebagian istri yang memperbanyak pelaksanaan shalat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, Shalat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang jika wajah kami menjadi lebih bagus.Demikian yang dituliskan oleh Mahmud Mahdi Al-Istanbuli di bukunya Kado Perkawinan halaman 312 ketika mengutip perkataan Ibnul Qayyim di buku Raudha Ath-Thalibin. [1]

Perlu juga diingat bahwa kiat ini bukan cuma monopoli kaum Hawa saja, kaum Adam pun perlu juga menerapkannya.

Keutamaan Shalat Tahajjud
Disamping hikmah diatas yang bisa di dapat dari melaksanakan shalat malam, shalat malam ini pun mempunyai keutamaan yang lain. Bahkan inilah yang lebih penting.

1. Allah akan mengangkat ke tempat yang terpuji, dalilnya adalah
“Dan pada sebagian malam hari bertahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.(Al Israa : 79).

2. Shalat malam dapat mendekatkan diri kepada Allah dan dapat menghapuskan dosa, dalilnya adalah
Hendaklah kalian melaksanakan shalat malam karena shalat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa. (HR. Tirmidzi no. 3549, Al Hakim I/380, Baihaqi II/502. Dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwaa Al Ghalil II/199/no. 452). [2]

3. Kemuliaan orang beriman ada pada shalat malam
Jibril berkata, Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan shalat malam. Dan kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain. (Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 831). [3]

Shalat malam yang paling utama adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Pada saat ini doa akan dikabulkan oleh Allah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi pernah bersabda:

Allah turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah lalu berfirman, Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepada-Ku tentu Aku ampuni.Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit. (HR. Bukhari no. 145 dan Muslim no. 758). [4]

Bagaimana Agar Bisa Shalat Tahajjud?
Shalat malam termasuk ibadah yang berat, karena di saat kita terlelap dan masih mengantuk maka kita harus bangun untuk shalat. Berikut beberapa sebab agar kita dimudahkan untuk melaksanakan shalat malam.

1. Berusaha untuk tidur di awal malam dan menjauhkan diri dari begadang. Rasulullah membenci tidur sebelum Shalat Isyaa dan berbicara sesudah Shalat Isyaa. [5]

2. Ketika akan tidur, perhatikan adab-adab tidur, misalnya membaca doa sebelum tidur, membaca ayat kursi, membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah, membaca Surat Al Kaafirun, dll. [6]

3. Tidur sebentar di siang hari

4. Meninggalkan kemaksiatan, dosa dan perbuatan bid’ah

5. Berkeinginan kuat untuk shalat malam

6. Memasang jam beker. Bisa juga dengan saling membangunkan istri, suami, dan keluarga. Bahkan bisa dengan saling membangunkan tetangga atau teman dengan menelpon melalui handphone-nya. Saling berta’awun

(read more ...)
Feb 15

Keutamaan Sholat Tahajud

Indahnya Qiyamul Lail 91 Comment »

Shalat malam, bila shalat tersebut dikerjakan sesudah tidur, dinamakan shalat Tahajud, artinya terbangun malam. Jadi, kalau mau mengerjakansholat Tahajud, harus tidur dulu. Shalat malam ( Tahajud ) adalah kebiasaan orang-orang shaleh yang hatinya selalu berdampingan denganAllah SWT.

Berfirman Allah SWT di dalam Al-Qur’an :
“ Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji.”
(QS : Al-Isro’ : 79)

Shalat Tahajud adalah shalat yang diwajibkan kepada Nabi SAW sebelum turun perintah shalat wajib lima waktu. Sekarang shalat Tahajud merupakan shalat yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan .

Sahabat Abdullah bin
Salam mengatakan, bahwa Nabi SAW telah bersabda :
“ Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Sorga dengan selamat.”(HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad SAW :
“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam” ( HR. Muslim )

Waktu Untuk Melaksanakan Sholat Tahajud :
Kapan afdhalnya shalat Tahajud dilaksanakan ? Sebetulnya waktu untuk melaksanakan shalat Tahajud ( Shalatul Lail ) ditetapkan sejak waktu Isya’ hingga waktu subuh ( sepanjang malam ). Meskipun demikian, ada waktu-waktu yang utama, yaitu :
1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 - Subuh )

Menurut keterangan yang sahih, saat ijabah (dikabulkannya do’a) itu adalah 1/3 malam yang terakhir. Abu Muslim bertanya kepada sahabat Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?”
Sahabat Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :
“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

Bersabda Rosulullah SAW :
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )

Nabi SAW bersabda lagi :
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )

Jumlah Raka’at Shalat Tahajud :
Shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit 2 ( dua ) raka’at. Yang paling utama kita kekalkan adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. Cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )

Adapun Kaifiat yang diterangkan oleh Sahabat Said Ibnu Yazid, bahwasannya Nabi Muhammad SAW shalat malam 13 raka’at, sebagai berikut :
1) 2 raka’at shalat Iftitah.
2) 8 raka’at shalat Tahajud.
3) 3 raka’at shalat witir.

Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah ialah Surat Al-Baqarah ayat 284-286. Sedangkan pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah ialah surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. Kalau surat-surat tersebut belum hafal, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.Rasulullah SAW bersabda :
“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya
disiram air.” (HR Abu Daud)

Bersabda Nabi SAW :
“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga
keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”(HR Abu Daud)

Keutamaan Shalat Tahajud :
Tentang keutamaan shalat Tahajud tersebut, Rasulullah SAW suatu hari bersabda : “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan
sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”
Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh
semua manusia.
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.

Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.
(Bahan (materi) di ambil dari buku “RAHASIA SHALAT SUNNAT” (Bimbingan Lengkap dan Praktis) Oleh: Abdul Manan bin H. Muhammad S

(read more ...)
Feb 15

Shalat Dhuha Yuk...!!!

Istiqomah dalam Dhuha 3 Comment »

Shalat Dhuha Yuk...!!!

 

 

Semoga ALLAH mencurahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Amin.
Saudara-saudaraku semuanya ayo ayo ayo ... yang lagi pada sibuk kerja, yang lagi sibuk di kantor, sibuk di rumah, sibuk ngeblog hehehehe.., sibuk ngurusin belanjaan, sibuk ngurusin dagangan, sibuk ngurusin yang lainnya...istirahat sejenak yuk.. Mari sama2 melakukan shalat Dhuha yuk...

Tinggalkan sejenak segala aktifitas barang 10 menit untuk menjalankan sholat dhuha, selagi kita masih mampu melakukannya. Karena semua aktifitas tidak akan ada habis2nya, sebelum ajal menjemput kita.
Ayo lakukan sekarang ? karena besuk belum tentu masih ada dan belum tentu bisa lakukannya.

Apa itu Shalat Dhuha ?
Adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu untuk melakukan sholat Dhuhur.
Adapun hukum dari sholat dhuha adalah muakkad (yang ditekankan).
Sholat dhuha biasanya dilakukan sebanyak 2 rakaat, namun bisa juga dilakukan 2 rakaat lagi, 2 rakaat lagi dan 2 rakaat lagi, hingga berjumlah 8 rakaat.
Sholat Dhuha selalu dilaksanakan Rasulallah selama hidupnya. "Telah berkata Abu Huraerah : Kekasih saya (Nabi Muhammad SAW) telah berwasiat tiga perkara kepada saya, yaitu : Puasa tiga hari tiap-tiap bulan, sembahyang Dhuha dua rakaat, sembahyang witir sebelum tidur" (HR. Bukhari Muslim)

Sedangkan surah yang disunahkan untuk di baca adalah surah Al-Dhuha, al-Syams. Namun apabila tidak hafal dengan surah itu bisa digantikan dengan surah al Kafirun dan al-Ikhlas atau surah yang lainnya.
Mengapa surah al-Ikhlas ?
Karena dengan membaca surah al-Ikhlas setara dengan membaca sepertiga Al-Quran dan dengan membaca surah Al -Kafirun setara dengan membaca seperempat al-Quran.

Shalat Dhuha merupakan keistimewaan yang luar biasa, sebab manusia akan merasa berat bahkan akan merasakan terlalu berat, karena disaat-saat yang tanggung untuk berangkat kerja, sedang kerja untuk meluangkan sedikit waktu melaksanakannya. Mengapa berat ? Karena belum terbiasa dan belum tahu keistimewaannya. Jadikan kebiasan maka tidak akan merasakan berat, jadikan itu kebutuhan, karena kalau kebutuhan belum terpenuhi kita kan merasa selalu ada yang kurang.
Keutamaan shalat dhuha dalam pahalanya memadai buat mensucikan seluruh anggota tubuh (setiap sendi) yang ada padanya ada hak untuk dikeluarkan shadaqahnya. Pada tiap-tiap persendian itu ada shodaqahnya, setiap tasbih (subhanallah/maha suci Allah) adalah shadaqah, setiap tahmid (Alhamdulillah/segala puji bagi Allah) adalah shadaqah, setiap tahlil (laa ilaha illallahu/tiada Tuhan selain Allah) adalah shadaqah, setiap takbir (Allahu Akbar/Allah Maha Besar) adalah shadaqah dan setiap amal ma'ruf nahyil munkar itu juga shadaqah.
Keistimewaan lain Allah bakal menjamin dan mencukupkan segalanya dalam limpahan barakah sepanjang hari itu, sehingga bathinpun akan terasa damai, walaupun tantangan hidup di hadapannya, karena ia telah sadar semua itu adalah ketetapan Allah.
Pada doa setelah shalat Dhuha, nada-nada yang kita ucapkan seolah-olah memaksa untuk diperkenankan oleh Allah sebagaimana telah diajarkan oleh Rasulallah Muhammad SAW :

Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha (milik)-Mu, kecantikan ialah kecantikan (milik)-Mu, keindahan itu keindahan (milik)-Mu, kekuatan itu kekuatan (milik)-Mu, kekuasaan itu kekuasaan (milik)-Mu dan perlindungan itu perlindungan-Mu.
Ya Allah, jika rizkiku masih diatas langit, turunkanlah, dan jika ada di dalam bumi, keluarkanlah, jika sukar mudahkanlah, jika haram sucikanlah, jika masih jauh dekatkanlah, berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaanMu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang shaleh.

Itulah keistimewaan shalat Dhuha, didunia memberikan keberkahan hidup kepada pelakunya, diakheratpun/di hari kiamat orang itu dipanggil Tuhan untuk dimasukkan ke dalam surga, sebagaimana sabda Nya di dalam hadis Qudsi:
"Sesungguhnya di dalam surga, ada pintu yang dinamakan pintu Dhuha, maka ketika datang hari kiamat memanggillah (yang memanggil Allah), dimanakah orang yang selalu mengerjakan sembahyang atas Ku dengan sembahyang Dhuha ? Inilah pintu kamu, maka masuklah kamu ke dalam surga dengan rahmat Allah". (Riwayat Thabrani dari Abu Hurairah).

Dengan demikian dari sekarang sholat dhuha jangan sampai terlewatkan, mudah2an bermanfaat. Amin.

 

 

 

(read more ...)
Feb 15

Sholat Sunnah Dhuha

Istiqomah dalam Dhuha 3 Comment »

 

  •             Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9.00 ). Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi : " Allah berfirman : Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha )  niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya " ( HR.Hakim dan Thabrani ).
    Cara Melaksakan Shalat Dhuha :
                Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat, dilakukan secara Munfarid ( tidak berjamaah ), caranya sebagai berikut:
    • > Niat didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram

  • > "Aku niat shalat sunah Dhuha karena Allah"
  • > Membaca doa Iftitah
  • > Membaca surat al Fatihah
  • > Membaca satu surat didalam Alquran.Afdholnya rakaat pertama surat Asysyams dan rakaat kedua surat Allail
  • > Ruku' dan membaca tasbih tiga kali
  • > I'tidal dan membaca bacaanya
  • > Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali
  • > Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya
  • > Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali
  • > Setelah rakaat pertama selesai, lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas, kemudian   Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas

 

(read more ...)
.::. Designed by SiteGround Web Hosting

cssandhtml